Hidup Untuk Hari Ini

Jika kamu adalah seorang pengendara motor yang hendak ke tempat A yang langitnya tampak cerah, tapi di lokasimu saat ini hujan turun dengan derasnya. Apakah kamu akan keukeh nggak pakai jas hujan dengan alasan tempat tujuanmu langitnya cerah?

Memiliki visi dan target untuk masa depan memang sangat penting. Saya rasa kita semua sepakat dengan hal ini.

Bahkan, kalau sampai ada orang yang menganggap memiliki tujuan hidup itu nggak perlu, orang itu ibarat kebelet pup, tapi nggak mau ke kamar mandi. Aneh kan? Ya, tapi seaneh-anehnya kaum ini, mereka benar-benar ada lho.

PELAJARAN DARI PERMAINAN MONOPOLI

Semalam, saya menemani Bio bermain monopoli berdua. Kebetulan si momi udah tepar duluan karena seharian cukup sibuk mengurus bisnis yang ia rintis dengan teman kuliahnya.

Sebenarnya sudah dari kemarin Bio minta main monopoli, cuma karena satu dan lain hal, akhirnya baru kesampaian main lagi, tadi malam.

Di permainan yang mirip kehidupan nyata ini, saya melakukan kesalahan fatal. Terlalu agresif membeli banyak persil sehingga uang saya cepat habis.

Akhirnya ketika pion saya mendarat di persil milik Bio atau kebetulan dapat kartu kesempatan di mana saya harus membayar denda, saya terpaksa menghipotekkan kartu negara yang saya punya.

Sehingga, alih-alih mendapat uang ketika pion Bio mendarat di persil saya, saya cuma bisa ndomblong. Lah gimana, kartunya disita bank.

Dari sini, saya belajar bahwa investasi untuk masa depan itu penting. Namun, menjaga arus kas untuk kebutuhan hari ini itu juga sangat sangat penting.

Sama halnya dengan cerita monopoli saya tadi. Karena terlalu fokus mengejar keuntungan di masa depan, akhirnya arus kas saya berantakan. Saya tidak cukup bijak mengalokasikan sumber daya saya.

Menyiapkan masa depan memang penting, tapi kita juga perlu menata hari ini. Karena kita hidupnya di hari ini kan, bukan besok.

Secerah-cerahnya tempat tujuan, jika langit di atas kepalamu mendung gelap pertanda hujan akan segera turun. Maka, menepilah dan kenakan jas hujanmu.

Jangan bebal.

PERTANYAAN UNTUK KAMU

Sudah sebaik apa sih kamu menjaga keseimbangan kehidupan masa depanmu dan kehidupanmu hari ini?

Apakah kamu bahagia dengan kehidupanmu sekarang tapi tetap siap siaga dengan apa yang mungkin terjadi masa depan?

Atau kamu terlalu fokus dengan impianmu di masa depan dan mengabaikan kehidupanmu hari ini, kesehatanmu, waktu untuk orang terkasih, dll.

Atau malah, kamu nggak mikir sama sekali tentang masa depan. Yang penting hari ini happy.

Jadi termasuk yang manakah kamu?

1 komentar

  1. Mungkin Krn ada pengalaman kerja di bank 13 tahun, aku terbiasa utk sangat2 well organized kalo udah masalah keuangan :D. Banyak diajarin dari teman2 RM dan financial planner di bank. Jadi kalo ditanya begini, pastinya aku balance antara kehidupan sekarang, dan masa depan. Semuanya udah diatur. Biar gimana, aku punya prinsip, ga kepengin nyusahin anak2 di saat kami sudah tua, dan malah ngandelin mereka utk biayain hidup ortunya yg sepuh. Ga akan mau. Merek hrs fokus Ama hidupnya sendiri. Dan karena itu aku Ama suami udh persiapin utk biaya hidup saat tua dengan tabungan saham , asuransi dan LM .

    Sementara utk kehidupan skr, kami milih investasi yg LBH cocok utk jk pendek, dan tabungan biasa pastinya utk membiayai yg bulanan.

    Penting sih perencanaan itu mas. Dari dulu aku terbiasa bikin plan itu sangat detil dan terukur. Mau jalan2 aja, detil budget dan itin udah aku bikin setahun sebelum berangkat :D. Supaya ga kacau perencanaannya :D.

    BalasHapus

Posting Komentar

Share opini atau pengalaman kamu tentang topik tulisan ini di sini. Share juga tulisan ini temen-temenmu, jika menurutmu bermanfaat.

&Joy!

[ADS] Bottom Ads

© 2021

prim.