Semua Masalah Ada Solusinya


Hidup itu tak akan pernah lepas dari yang namanya masalah, karena masalah adalah bagian dari kehidupan. Menolak masalah sama saja menolak hidup.


Kabar baiknya, setiap masalah ada solusinya.

Masalah dan solusi itu diciptakan bersamaan oleh pabrikan yang sama dan dibuat sedemikian rupa berpasang-pasangan. Jadi, tidak ada masalah yang tak memiliki solusi.

Cuma gini, memang betul masalah dan solusi itu dibuat sepaket dan berpasangan. Sayangnya mereka tidak dikemas bersama-sama melainkan terpencar-pencar di beberapa perusahaan packaging di seluruh semesta.

Udah gitu, saat pengiriman pun keduanya tidak disatukan dulu lalu dikirim, melainkan langsung dikirim.

Makanya jangan heran kalau pas terima, yang ada di dalam paket cuma salah satunya aja atau malah ketuker-tuker.

Ada yang terima cuma masalahnya saja, sementara solusinya nyasar ke alamat orang lain, dan pas banget orangnya adalah tipe orang yang tidak kita sukai. 

Akhirnya pilihannya tinggal dua...antara memberanikan diri mengetuk pintu orang tersebut dan memintanya mengembalikan solusi yang nyasar tadi, atau ya sudah lah terima saja apa yang ada dengan dalih mensyukuri apa yang ada. 

Padahal aslinya ogah nyamperin untuk ngambil paket solusi yang nyasar tadi.

Pernah ketemu orang kaya gini? Saya sering. Seringnya pas sedang berdiri di depan cermin.

Kalau pas terima sepasang, masalah beserta solusinya, maka bersyukurlah karena itu merupakan keberuntungan yang sangat langka.

Kalau terima salah satu aja, jangan mager untuk cari pasangannya ya. 

Mungkin itulah cara Allah mengupgrade kualitas diri kita dengan menyuruh kita mendatangi orang yang memegang solusi permasalahan kita segimana pun kita membenci orang itu.

Siapa tahu, kita juga sebenarnya sedang dititipi solusi milik orang lain yang saat ini sedang maju mundur cantik untuk nyamperin kita meminta paket solusi yang menjadi haknya. Sekali pun kita merasa fine-fine aja sama orang itu.

Tetaplah berprasangka baik pada semua ketetapan yang telah Allah gariskan untuk kita.

Semua akan indah jika diupayakan dan kalau pun ternyata berakhir tak seindah bayangan, setidaknya kita punya cerita...yang nanti kita bisa ceritakan tentang hari ini.

13 komentar

  1. Hahaha.. seringnya pas di depan cermin, ya.. 😂
    Padahal udah jelas di depan mata solusinya, tapi males gerak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe...iya. Kan daripada ngomongin orang lain, mending ngomongin diri sendiri hehehe.

      Hapus
  2. setujuu, tiap masalah pasti ada jalan keluarnya,, tergantung personalnya juga sebenernya, mau usaha apa engga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak...eh tapi, yg nulis ini juga sering mager cari solusi sih.

      Hmm, moga2 dia segera berubah ya.

      Hapus
  3. Tergantung kita mau nyelesain atau dibiarin berlarut2. Saya juga percaya kok dengan anggapan ini dan sebagai orang beragama ujung2nya ya ke Tuhan sebagai tempat terakhir 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar mas, karena tiada daya upaya kecuali atas seizin-Nya.

      Hapus
  4. Kalau bisa sih paketbsolusinya minta dikirim ulang ke kita kan ya.... hehehe.
    Emang paket barang? His ada-ada saja pikiran saya ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya harusnya minta dikirim ulang ya

      Hapus
  5. Untuk yang gak berani mengetuk pintu orang lain buat minta paket solusinya dikembalikan ini aku juga sering lihat, mas. Di depan kaca juga. 🤣

    Tapi ngomong-ngomong ada kejadian juga aku udah dikirimi sepaket masalah sama solusi. Tapi saking gupuhnya, gak sadar kalau solusi itu udah di genggaman. Jadinya bingung sendiri deh sampai nyadar kalau solusinya tuh udah ada. 🙈

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu kalo di tempat saya namanya kesupen mbak 🤣

      Hapus
  6. Setuju dengan judul posting ini.

    BalasHapus
  7. Bisa yaa mas Prim buat cerita seperti ngobrol sama diri sendiri tapi banyak sekali pelajaran yang dapat diambil. Sering baca-baca artikel mas Prim nih, walaupun ceritanya singkat tidak seperti cerita saya di blog saya yang sangat amat panjang rata-rata, tapi kalimat demi kalimat mas Prim itu bagi saya sangat berkesan. Pelajaran baru nih buat saya. Mulai dari tiap masalah itu ada solusi, berprasangka baik karena itu mungkin cara Allah yang terbaik untu kita, jika kita dapat 1 paket memang terkadang malah membuat kita lalai dari apa yang telah diberikan kepada kita. Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugrah. Hidup tanpa masalah kurang ada gairah hidup untuk menyelesaikan masalah tersebut.

    Keren mas Prim tulisannya. Makasih! Izin nerocos yak! Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih apresiasinya mas Tomo. Ini juga pengingat buat saya pribadi.

      Hapus

Posting Komentar

Share opini atau pengalaman kamu tentang topik tulisan ini di sini. Share juga tulisan ini temen-temenmu, jika menurutmu bermanfaat.

&Joy!

[ADS] Bottom Ads

© 2021

prim.